Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia

Advertisement

BISA BAYAR SETELAH BARANG SAMPAI, Khusus Pembelian Pada Hari Ini!!!
>>KLIK DAPAT PROMO<<

Promo Beli 3 Gratis 1 QnC Jelly Gamat

Anda kini sedang berada di situs jellygamatcair.com situs yang dikelola oleh agen herbal terpercaya Aryanto Herbal yang siap memberikan layanan antar paket dulu bayar setelah paket di terima.

Untuk memberikan jaminan KEAMANAN dan KENYAMANAN bertransaksi dengan kami tentunya, Kami salah satu agen herbal terbesar di indonesia. Bagi anda yang memiliki keluhan kesehatan dan berlum terselesaikan.

Anda bisa berkonsultasi dengan herbalis kami di 085 223 944 949 atau BBM 54A88110.

Penyakit Jantung

Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia – Bukan hal baru lagi jika banyak korban berjatuhan akibat masalah kesehatan pada pembuluh darah dan jantung.

WHO pun mencatat pada tahun 2015 diperkirakan ada 20 juta kematian diseluruh dunia akibat penyakit jantung dan pembuluh darah dimana ini merupakan peningkatan yang pesat dari pada tahun 2005 yang lalu.

Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia

Dimana pada tahun itu WHO mencatatkan 17.2 Juta kemaitan dari seluruh total kematian 58 juta jiwa diseluruh dunia.. Yang berarti 30% diantaranya di sebabkan karena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berikut statistiknya :

Penyebab Kematian Persentase
 Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah 30%
 Kanker 13%
Penyakit Pernafasan dan Diabetes  10%
 Penyakit Menular Ibu-Anak 28%
 Kecelakaan 9%
 Lain-lain 10%

Sementara itu berikut ini merupakan data statistis jenis penyakit jantung yang banyak menyebabkan kematian:

Jenis Penyakit Jantung
Persentase
Penyakit Jantung Koroner 44%
Penyakit Pembuluh Darah Otak 32%
Penyakit Jantung Hipertensi  6%
Penyakit Radang/Inflamasi jantung 2%
Penyakit Jantung Rematik 2%
 Lain-lain 14%

Penyakit jantung dan pembuluh darah ini pun dampaknya cukup besar. Bukan hanya pada kondisi kesehatan juga berpengaruh pada kondisi ekonomi dan sosial.

Bagai mana di indonesia? Menurut riskesda pada tahun 2013.

Prevalensi penyakit jantung koroner (PJK) berdasarkan wawancara yang didiagnosis  dokter  serta  yang  didiagnosis  dokter  atau  gejala meningkat  seiring  dengan bertambahnya umur, tertinggi pada kelompok umur 65   -74 tahun yaitu 2,0 persen dan 3,6 persen,menurunsedikit pada kelompok umur ≥ 75 tahun. Prevalensi PJK yang didiagnosis dokter maupun berdasarkan  diagnosis  dokter atau gejala lebih  tinggi  pada  perempuan  (0,5%  dan  1,5%).

Prevalensi PJK lebih tinggi pada masyarakat tidak bersekolah dan tidak bekerja. Berdasar PJK terdiagnosis dokter  prevalensi lebih tinggi di perkotaan, namun berdasarkan terdiagnosis dokter dan gejala lebih tinggi di perdesaan  dan  pada kuintil indeks kepemilikan terbawah.

Prevalensi jantung koroner berdasarkan pernah didiagnosis dokter di Indonesia sebesar 0,5 persen, dan  berdasarkan    diagnosis  dokter atau  gejala  sebesar  1,5  persen.

Prevalensi  gagal  jantung berdasarkan  pernah  didiagnosis  dokter  di  Indonesia  sebesar  0,13 persen,  dan  berdasarkan diagnosis  dokter  atau  gejala  sebesar  0,3  persen.

Baca juga:

Prevalensi  stroke  di  Indonesia  berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan sebesar 7,0 per mil dan yang berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan atau gejala sebesar 12,1 per mil. Jadi, sebanyak 57,9 persen penyakit stroke telah terdiagnosis oleh nakes.  Prevalensi  penyakit  jantung  koroner,  gagal  jantung,  dan  stroke  terlihat  meningkat  seiring peningkatan umur responden. Prevalensi stroke sama banyak pada laki-laki dan perempuan.

Itulah Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia, Penting untuk kita pahami bahwa penyakit jantung dampaknya sangat luar biasa bagi kesehatan. Bukan hanya kesehatan tapi ekonomi dan sosial pun ikut terdampak akibat penyakit ini.

Sehingga penting untuk kita menyadari arti pentingnya menjaga kesehatan mulai dari sekarang.

Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia

Advertisement
Gratis Ongkir QNC Jelly Gamat Ke Seluruh Indonesia
Data Statistik Penyakit Jantung Di Indonesia | Rasidin | 4.5